Seorang teman mengirim pesan kepada saya. Cuma satu kata: Awas!
Awalnya saya pikir, salah apa saya sama teman satu ini, kok tiba-tiba mengancam? Karena penasaran, saya menghubunginya. Dia ketawa-ketawa. ''Saya cuma mengingatkan. Sekarang ini kita harus ''awas''. Lihat-lihat tempat, kalau memang tidak bisa menghilangkan ''tabiat'' alias hobi.
Maksudnya?
Si Norman yang polisi itu, untung saja malah ngetop ketika rekaman video menyanyi Indianya diunduh orang ke youtube. Tapi seorang anggota DPR yang kepergok nonton blue film di ruang rapat kantor wakil rayat di Senayan itu?
Ya ya... Awas! Di segala sudut sekarang ini ada mata. Ada kemudahan teknologi yang bisa mencelakakan. Kalau beberapa seperti Justin Bieber masuk youtube malah terkenal sedunia, bayangkan apa yang terjadi kalau kekonyolan kita yang diunduh ''entah siapa'' ke dunia maya itu? Sudah banyak contoh.
Maka yang paling benar adalah, bagaimana kita berusaha menghindarkan ''yang nggak-nggak''. Dengan begitu, kita nggak perlu ''awas'' kenakalan atau keisengan yang berdampak mencoreng nama dan muka kita jadi tontonan orang banyak.
Awas!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar